Sebuah Transformator Memiliki Tegangan Primer 220 Volt

Sebuah Transformator Memiliki Tegangan Primer 220 Volt

sebuah transformator memiliki 400lilitan primer dan 20lilitan sekunder,jika tegangan primer 220 volt, hitunglah tegangan sekunder​

Daftar Isi

1. sebuah transformator memiliki 400lilitan primer dan 20lilitan sekunder,jika tegangan primer 220 volt, hitunglah tegangan sekunder​

NP/NS = VP/VS

400/20 = 220/VS

400VS = 220(20)

400VS = 4.400

VS = 4.400/400

VS = 11/1

VS = 11 VOLT

2. Sebuah transformator memiliki tegangan primer sebesar 220 Volt dan tegangan sekunder sebesar 110 Volt. Jenis transformator apakah pernyataan di atas…​

Penjelasan:

Trafo Step Down.

Mff klo salah.

3. sebuah transformator memiliki tegangan primer 220 volt dan 100 lilitan primer .jika tegangan sekunder 110 volt maka tentukan jumplah sekundernya​

Np/Ns=Vp/Vs

100/?=220/110

Ns=100×110/220

Ns=11.000/220

Ns=50 N

semoga mmbntuuu

Np/Ns=Vp/Vs

100/Ns=220/110

100/Ns=2

100=2Ns

100/2=Ns

50=Ns

maka jumlah lilitan sekundernya adalah 50

semoga membantu^_^

Mapel : IPA

Materi : Transformator

4. Sebuah transformator memiliki 500 lilitan primer dan 50 lilitan sekunder. Jika tegangan pada lilitan primer adalah 220 volt maka besar tegangan sekunder dan jenis transformator adalah

Penjelasan:

Dik:

Np = 500 lilitan

Ns = 50 lilitan

Vp = 220 volt

Dit:

a). Vs?

b). Jenis transformator?

Penyelesaian:

Np/Ns=Vp/Vs

500/50 = 220V/Vs

500.Vs = 220.50

Vs = 220.50 / 500

Vs = 11.000 / 500

Vs=22Volt

Vp = 220v

Vs = 22v

jika Vp > Vs

krna Vp lebih besar daripada Vs

maka jenis transformatornya adalah Stepdown

TRANSFORMATOR

Vₚ = 220 V  

Nₚ = 500

Nₛ = 50

Vₛ = … ?

Vₚ / Vₛ = Nₚ / Nₛ

220 / Vₛ = 500 / 50

Vₛ = 22 V ✔

Nₛ < Nₚ ; Vₛ < Vₚ , trafo step-down

5. Sebuah transformator memiliki tegangan primer 220 volt dan lilitan primer 500lilitan jika jumlah lilitan sekunder 250lilitan tentukan tegangan sekundernya

Jawaban:

110 V

Penjelasan:

Rumus : Vp/Vs = Np/Ns

220/Vs = 500/250

500Vs = 220*250

500Vs = 55000

Vs = 55000/500

Vs = 110 V

6. Sebuah transformator memiliki tegangan primer 220 Volt. Transformator tersebut menghasilkan tegangan sekunder 8 Volt dan memiliki efisiensi 80 %. Jika kuat arus sekundernya 2 A, kuat arus primernya adalah

Kuat arus primernya adalah [tex]\frac{1}{11}[/tex] Ampere atau 0,091 Ampere.

Pembahasan

EFISIENSI TRANSFORMATOR TAK IDEAL

Transformator atau trafo adalah alat untuk menaikkan atau menurunkan tegangan.

Persamaan umum trafo:

[tex]\frac{Vp}{Vs} \:=\: \frac{Np}{Ns}[/tex]

Trafo ideal adalah trafo yang mampu memberikan seluruh daya masukan untuk menjadi daya keluaran.

Tetapi, pada kenyataannya sulit sekali menciptakan trafo ideal.

Efisiensi adalah perbandingan daya keluaran (output) dan daya masukan (input)
.

Rumus efisiensi trafo

η = [tex]\frac{Ps}{Pp}[/tex] × 100 %

η = [tex]\frac{Vs \times Is}{Vp \times Ip}[/tex] × 100 %

dimana

Vp = tegangan kumparan primer (V)Vs = tegangan kumparan sekunder (V)Np = jumlah lilitan kumparan primerNs = jumlah lilitan kumparan sekundeIp = kuat arus kumparan primer (A)Is = kuat arus kumparan sekunder (A)Pp = daya kumparan primer (W)Ps = daya kumparan sekunder (W)η= efisiensi (%)

Kumparan primer adalah kumparan yang dihubungkan ke sumber arus, sedangkan kumparan primer adalah kumparan yang dihubungkan dengan alat elektronik lainnya.

Diketahui:

Vp = 220 V

Vs = 8 V

Is = 2 A

η = 80 %

Ditanyakan:

Ip ?

Penjelasan:

η = [tex]\frac{Vs \times Is}{Vp \times Ip}[/tex] × 100 %

[tex]\frac{80 \%}{100 \%} \:=\: \frac{8 \times 2}{220 \times Ip}[/tex] [tex]\frac{8}{10} \:=\: \frac{16}{220 \times Ip}[/tex]

8 × 220 × Ip = 10 × 16

1.760 × Ip = 160

Ip = [tex]\frac{160}{1.760}[/tex]

Ip = [tex]\frac{1}{11}[/tex] A

Ip = 0,091 A

Kuat arus primernya adalah [tex]\frac{1}{11}[/tex] Ampere atau 0,091 Ampere.

Pelajari lebih lanjut

Transformator Ideal https://brainly.co.id/tugas/20930171

Efisiensi Trafo https://brainly.co.id/tugas/24988962

Arus Kumparan Primer https://brainly.co.id/tugas/6201857

Tegangan Kumparan Sekunder https://brainly.co.id/tugas/21192505

Detail Jawaban

Kelas : XII

Mapel : Fisika

Bab : Listrik Arus Bolak Balik

Kode : 12.6.5.

#AyoBelajar

7. Sebuah transformator dihubungkan dengan tegangan 220 Volt menghasilkan tegangan 22 volt, Jika kumparan primer memiliki 1200 volt. Berapakah banyak lilitan sekundernya?

1200 volt atau 1200 lilitan? jika 1200 lilitan maka jawabannya:

lilitan sekunder (Ns)
= (Vs / Vp) x Np
= (22/220) x 1200
= 1/10 x 1200
= 120

8. Sebuah transformator memiliki tegangan primer sebesar 220 volt dan kumparan primer memiliki 1000 lilitan. Jika kumparan sekunder terdapat 250 lilitan, berapa tegangan sekunder dari transformator tersebut? *​

Jawaban:

Trafo merupakan alat untuk menaikan dan menurunkan tegangan AC. dibagi 2 yaitu trafo step up dan step down.

Pembahasan

Berdasarkan soal diatas diketahui bahwa :

sebuah transformator mempunyai jumlah lilitan primer 1000 lilitan dan kumparan sekunder 400 lilitan. Jika pada terminal kumparan sekunder terpasang bohlam 20w/50v dan tegangan primer sebesar 200 volt.-> Np = 1000 lilitan, Ns = 400 lilitan, P = 20w, Vp = 200 volt.

Adapun yang ditanyakan pada soal adalah menentukan tegangan sekunder (Vs), arus primer (Ip) dan arus sekunder (Is) dan daya pada lampu yang sebenarnya

Transformator merupakan sebuah alat untuk menaikkan atau menurunkan tegangan AC. Sebuah transformator memiliki dua kumparan yang dinamakan kumparan primer dan kumparan sekunder. Trafo memiliki dua terminal yaitu, terminal input terdapat pada kumparan primer, dan terminal output terdapat pada kumparan sekunder.

Transformator ada trafo step up dan step down. Trafo step up adalah transformator yang berfungsi untuk menaikkan tegangan AC, sedangan trafo step down adalah transformator yang berfungsi untuk menurunkan tegangan AC.

Ciri- ciri trafo step up yaitu nilai tegangan pada kumparan sekunder lebih besar dibandingkan dengan tegangan pada kumparan primer (Vs > Vp), jumlah lilitan pada kumparan primer lebih besar jika dibandingkan dengan jumlah lilitan primer (Ns > Np), Kuat arus listrik pada kumparan sekunder kurang dari kuat arus pada kumparan primer (Is < Ip)

Sedangkan untuk ciri – ciri trafo step down yaitu nilai nilai tegangan pada kumparan sekunder lebih kecil atau kurang dibandingkan dengan tegangan pada kumparan primer (Vs < Vp), jumlah lilitan pada kumparan primer lebih kecil atau kurang jika dibandingkan dengan jumlah lilitan primer (Ns < Np) dan Kuat arus listrik pada kumparan sekunder lebih besar dari kuat arus pada kumparan primer (Is > Ip)

Untuk menyelesaikan soal diatas kita gunakan rumus sebagai berikut:

Np/Ns = Vp/Vs atau Vp/Vs = Is/Ip

keterangan:

Np : jumlah lilitan primer

Ns : jumlah lilitan sekunder

Vp : tegangan pada kumparan primer (satuan volt)

Vs : tegangan pada kumparan sekunder (satuan volt)

Ip : Kuat arus pada kumparan primer (satuan Ampere)

Is : Kuat arus pada kumparan sekunder (satuan Ampere)

Persaman untuk mencari daya masukan pada kumparan primer yaitu sebagai berikut:

Pp = Vp x Ip

Keterangan:

Pp : daya masukan pada kumparan primer (satuan watt)

Vp : tegangan pada kumparan primer (satuan volt)

Ip : Kuat arus pada kumparan primer (satuan Ampere)

Persaman untuk mencari daya keluaran pada kumparan sekunder yaitu sebagai berikut:

Ps = Vs x Is

Keterangan:

Ps : daya keluaran pada kumparan sekunder (satuan watt)

Vs : tegangan pada kumparan sekunder (satuan volt)

Is : Kuat arus pada kumparan sekunder (satuan Ampere)

Sedangkan untuk mencari efisiensi trafo rumusnya sebagai berikut:

ɳ = Vs.Is/Vp.Ip x 100%

keterangan:

ɳ = efisiensi trafo

Vp : tegangan pada kumparan primer (satuan volt)

Vs : tegangan pada kumparan sekunder (satuan volt)

Ip : Kuat arus pada kumparan primer (satuan Ampere)

Is : Kuat arus pada kumparan sekunder (satuan Ampere)

Nah, setelah diketahui rumusnya maka untuk mencari tegangan sekunder dengan cara sebagai berikut:

Np/Ns = Vp/vs

Np x Vs = Ns x Vp

Vs = Ns x Vp/Np

Vs = 400 x 200/1000

Vs = 80000/1000

Vs = 80 volt

Langkah selanjutnya menentukan arus sekunder dengan cara sebagai berikut:

P = V x I

I = P/V

I = 20/50

I = 0,4 A

Langkah selanjutnya menentukan arus primer dengan cara sebagai berikut:

Vp/Vs = Is/Ip

Vp x Ip = Vs x Is

Ip = Vs x Is/Vp

Ip = 80 x 0,4/200

Ip = 32/200

Ip = 0,16

Langkah selanjutnya menentukan daya pada lampu dengan cara sebagai berikut:

Pp = Vp x Ip

Pp = 200 x 0,16

Pp = 32 watt

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa besarnya tegangan sekundernya adalah 80 volt, arus primernya adalah 0,16 A dan arus sekundernya adalah 0,4 A dan daya pada lampu yang sebenarnya adalah 32 watt.

9. Sebuah transformator memiliki 500 kumparan primer dan 50 kumparan sekunder dan tegangan pada kumparan primer adalah 220 Volt berapakah nilai tegangan pada kumparan sekunder transformator tersebut​.

Dik :

Np = 500

Ns = 50

Vp =220 v

Dit : ?

Vs =?

jawab :

rumus > [tex]\frac{Vp}{Vs}[/tex] ·[tex]\frac{Np}{Ns
}[/tex]

= [tex]\frac{220}{x}[/tex] · [tex]\frac{500}{50}[/tex] (dikali silang)

= 220 x 50 = 500x

= 11.000      = 500x

= x               = [tex]\frac{11.000}{500}[/tex]

= x               = 22 V

jadi, jawabanya 22 Volt.

10. sebuah transformator memiliki 300 lilitan primer dan 30 sekunder dan tegangan lilitan primer 220 volt. berapa tegangan lilitan sekunder ?

300/30 =220/Vs
300Vs= (220)(30)
300Vs=6600
Vs=6600/300
= 22 V

11. sebuah transformator memiliki tegangan primer 220 volt dan tegangan sekunder 40 volt. jika likitan primer transformator berjumblah 1200 lilitan, hitunglah jumblah lilitan kumparan sekunder​

Penjelasan:

dik -> Vp= 220 v dit -> Ns = ?

Vs = 22 v

Np= 1200 l

jawab =

\frac{Np}{Ns}

Ns

Np

= \frac{Vp}{Vs}

Vs

Vp

\frac{1200}{Ns}

Ns

1200

= \frac{220}{22}

22

220

\frac{1200}{Ns}

Ns

1200

= \frac{10}{1}

1

10

Ns = \frac{1200}{10}

10

1200

Ns = 120 Lilitan

_maaf kalo salah_

12. kumparan primer sebuah transformator memiliki 70 lilitan. tegangan primernya 220 volt. jika transformatornya digunakan untuk menaikkan tegangan menjadi 1100 volt. kumparan sekundernya harus mempunyai……. lilitan

Diketahui :
Np = 70
Vp = 220 volt
Vs = 1100 volt

Ditanya : Ns ?

Penyelesaian :

Vp/Vs = Np/Ns
220/1100 = 70/Ns
0,2 = 70/Ns
Ns = 70/0,2
     = 350

13. 1.Sebuah transformator memiliki tegangan sekunder 220 volt, dan tegangan primer 22 volt. Jika arus primer yang dihasilkan adalah 12 A dan arus sekundernya 1 A, hitunglah efisiensi transformator tersebut!​

>> DIKETAHUI

Tegangan primer (Vp) = 22 V

Tegangan sekunder (Vs) = 220 V

Kuat arus primer (Ip) = 12 A

Kuat arus sekunder (ls) = 1 A

>> DITANYA

Efisiensi (η) = ?

>> PENYELESAIAN

η = Vs . Is / Vp . Ip x 100%

η = 220 . 1 / 22 . 12 x 100%

η = 220 / 264 %

η = 83,3 %

Jadi efisiensi trafo tersebut adalah 83,3 %

===============================

#Semangatbelajar

#Anticopas

#Backtoschool2021

●▬▬▬▬๑۩۩๑▬▬▬▬▬●

▓░FAHMIBACHTIAR2567░▓

●▬▬▬▬๑۩۩๑▬▬▬▬▬●

14. sebuah transformator peninggi dan tegangan memiliki tegangan primer 220 volt jika kumparan primernya terdiri dari 200 lilitan dan kumparan sekundernya 2000 liter berapakah tegangan yang dihasilkan dari transformator tersebut

diket = Vp = 220 v
Np=200 lilitan
Ns=2000 lilitan

ditanya Vs

Np/Ns = Vp/Vs
200/2000 = 220/Vs
Vs = 220 x 2000 : 200 =2200 volt

15. Suatu transformator memiliki kumparan primer 600 lilitan dan tegangan sekunder 220. Jika tegangan primer sebesar 100 volt dan lilitan sekundernya adalah….​

Answer:

>>>Physics

>273Coil

Explain:we can use the basic transformer formula to determine the number of turns in the secondary coil:

Vp / Vs = Np / Ns

Where:

Vp is the primary voltage

Vs is the secondary voltage

Np is the number of turns in the primary coil

Ns is the number of turns in the secondary coil

In this case, we are given:

Vp = 100 volts

Vs = 220 volts

Np = 600 turns

Let’s solve for Ns:

Np / Ns = Vs / Vp

Ns = Np x Vp / Vs

Ns = 600 x 100 / 220

Ns = 272.73 ≈ 273 turns

So, the number of turns in the secondary coil is about 273 turns.

7March 2023

Jawaban:

273 lilitan.

16. Sebuah transformator memiliki tegangan primer 220 volt, kuat arus primer 4A dan kuat arus sekunder 2A. Jika transformator tersebut memiliki efisiensi 25persen berapakah besar tegangan sekundernya?

Vs= Vp.Ns 220.2 440
____ = ____ = ___ = 220
Ns 2 2

17. Sebuah transformator memiliki lilitanprimer 700 dan lilitan sekunder 100lilitan. Lilitan primer dihubungkanpada tegangan 220 volt. Besartegangan sekunder transformatoradalah….​

Jawaban:

220/7 volt

Penjelasan:

Np = 700 lilitan

Ns = 100 lilitan

Vp = 220 V

Vs = ?

Np / Ns = Vp / Vs

700 / 100 = 220 / Vs

7 = 220 / Vs

Vs = 220 / 7 volt

18. Sebuah transformator memiliki 500 kumparan primer dan 50 kumparan sekunder dan tegangan padakumparan primer adalah 220 volt. Berapakah nilai tegangan pada kumparan sekunder transformatortersebut?​

Jawaban:

jawabannya 22 volt. pembahasannya nonto di chanel youtube saya ya HRMelsha. pembahasan soal ini insyaAllah akan tayang besok jumat 8 April 2021 pukul 15.00 (3 sore). judulnya Pembahasan soal di Brainly Part 1 TRAFO. terimakasih

19. Sebuah transformator memiliki 80 lilitan primer dan 40 lilitan sekunder. Diketahui tegangan pada lilitan primer adalah 220 volt maka tegangan pada lilitan sekunder adalah …. Volt​

Jawaban:

Vp/Vs = Np/Ns

Vp = tegangan primer

Vs = tegangan sekunder

Np = lilitan primer

Ns = lilitan sekunder

Np = 80 lilitan

Ns = 40 lilitan

Vp = 220 Volt

Vs = ?

Vp/Vs = Np/Ns

80/40 = 220/?

2 = 220/?

2 = 220/110

Vs = 110 Volt

#semogamembantu

Penjelasan:

[tex]dik = vp = 220 \\ \: \: \: \: \: \: \: \: \: np = 80 \\ \: \: \: \: \: \: \: \: \: ns = 40 \\ dit: \: \: \: \: \: \: vs \: ? \: \: \: \: \\ jwb: \frac{vs}{vp} = \frac{np}{ns} \\ \frac{vs}{220} \times \frac{80}{40} \\ vs = \frac{17.600}{40} \\ vs = 440volt[/tex]

20. Sebuah transformator peninggi dan tegangan memiliki tegangan primer 220 volt. Jika kumparan primernya terdiri dari 200 lilitan dan kumparan sekundernya 2000 liter, berapakah tegangan yang dihasilkan dari transformator tersebut?

Jawaban:

diket = Vp = 220 v

Np=200 lilitan

Ns=2000 lilitan

ditanya Vs

Np/Ns = Vp/Vs

200/2000 = 220/Vs

Vs = 220 x 2000 : 200 =2200 volt

Penjelasan:

semoga bermanfaat

ada digamabar

Video Terkait