Bagaimana Relevansi Promosi Dan Dampaknya Pada Kinerja

Bagaimana Relevansi Promosi Dan Dampaknya Pada Kinerja

Bagaimana relevansi promosi dan dampaknya pada kinerja?

1. Bagaimana relevansi promosi dan dampaknya pada kinerja?

Promosi memiliki relevansi yang signifikan dalam dunia bisnis dan organisasi, serta dapat memiliki dampak yang beragam pada kinerja perusahaan atau individu. Berikut adalah beberapa cara bagaimana promosi memiliki relevansi dan dampak pada kinerja:

Relevansi Promosi:

Peningkatan Pengakuan: Promosi membantu meningkatkan pengenalan merek, produk, atau layanan. Ini penting untuk menarik perhatian pelanggan potensial dan membangun citra positif di pasar.

Peningkatan Penjualan: Dengan meningkatkan eksposur dan kesadaran tentang produk atau layanan, promosi dapat mendorong peningkatan penjualan. Diskon, penawaran khusus, atau paket promosi seringkali dapat mendorong pelanggan untuk membeli lebih banyak.

Pengembangan Pasar Baru: Promosi dapat membantu perusahaan memasuki pasar baru dengan lebih baik. Melalui kampanye promosi yang sesuai, perusahaan dapat menarik minat dari segmen pasar yang sebelumnya belum terjangkau.

Peningkatan Loyalitas Pelanggan: Promosi yang terarah dan berkelanjutan dapat membantu dalam membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan. Penawaran khusus untuk pelanggan setia dapat meningkatkan rasa loyalitas dan mengurangi risiko perpindahan ke pesaing.

Pertumbuhan Bisnis: Promosi yang berhasil dapat mendorong pertumbuhan bisnis dengan menarik pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan yang sudah ada.

Dampak Promosi pada Kinerja:

Peningkatan Penjualan: Dampak paling jelas dari promosi adalah peningkatan penjualan. Jika promosi dilakuka
n dengan efektif, dapat menghasilkan lonjakan penjualan yang dapat meningkatkan pendapatan perusahaan.

Peningkatan Pendapatan dan Profitabilitas: Penjualan yang meningkat sebagai hasil dari promosi dapat berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan profitabilitas perusahaan.

Perubahan dalam Persepsi Merek: Promosi yang sukses dapat mempengaruhi persepsi pelanggan tentang merek. Ini dapat mengubah merek dari sekadar produk menjadi simbol yang lebih kuat dalam pikiran pelanggan.

Peningkatan Kesadaran Pasar: Promosi yang luas dan terorganisir dapat meningkatkan kesadaran pasar terhadap produk atau layanan, membantu perusahaan untuk menjadi lebih dikenal di antara pesaing.

Peningkatan Keunggulan Bersaing: Promosi yang kreatif dan efektif dapat memberikan keunggulan bersaing, membuat perusahaan lebih menonjol di pasar.

Namun, penting untuk dicatat bahwa promosi juga dapat memiliki dampak negatif jika tidak dijalankan dengan baik atau jika tidak sesuai dengan tujuan dan nilai perusahaan. Dalam pengelolaan promosi, perlu mempertimbangkan aspek seperti anggaran, target pasar, pesan yang ingin disampaikan, serta dampak jangka panjang terhadap citra perusahaan.

2. Jawaban yang lain tentang relevansi promosi dan dampaknya pada kinerja

Salah satu dimensi yang ada pada penghargaan tenaga kerja di suatu perusahaan adalah relevansi promosi dengan kinerja pada tenaga kerja. Berikut adalah beberapa dampak yang bisa dirasakan terhadap kinerja dengan penggunaan atau penerapan promosi:

Mendorong tenaga kerja untuk bekerja lebih baik.Adanya kesempatan bagi tenaga kerja untuk bertumbuh secara pribadi dari segi keterampilan dan tanggung jawab.Meningkatnya status sosial dari tenaga kerja.Meningkatnya kepuasan dari tenaga kerja.

Pembahasan

Salah satu sumber daya yang sangat penting pada suatu perusahaan adalah tenaga kerja. Tenaga kerja adalah sumber daya yang memiliki peranan penting dalam pengolahan sumber daya lain dan juga memegang peranan penting dalam penerapan konsep manajemen pada perusahaan. Untuk bisa menghargai kinerja dari tenaga kerja, salah satu hal yang bisa dilakukan oleh perusahaan adalah promosi atau menaikkan jabatan dari tenaga kerja. Adanya promosi ini tentu saja menciptakan motivasi lebih kepada para tenaga kerja untuk bekerja dengan lebih baik karena adanya jaminan untuk memperoleh hidup yang lebih baik. Berdasarkan beberapa penelitian juga menemukan bahwa tenaga kerja merasa lebih puas atau lebih senang ketika diberikan tanggung jawab yang lebih besar. Promosi bisa menyediakan hal tersebut.

Pelajari lebih lanjut Materi tentang hubungan promosi dengan pengembangan karyawan https://brainly.co.id/tugas/20313383Materi tentang contoh demosi, rotasi, dan promosi jabatan https://brainly.co.id/tugas/22830399Materi tentang sifat wirausaha https://brainly.co.id/tugas/4872389

Detail jawaban

Kelas: 10

Mapel: Wirausaha

Bab: –

Kode: 10.23

#AyoBelajar #SPJ2 

3. Bagaimana relevansi promosi dan dampaknya pada kinerja bekerja seseorang?

Penjelasan:

Promosi memiliki relevansi yang signifikan dalam dunia kerja dan dapat berdampak pada kinerja seseorang dalam beberapa cara:

1. **Motivasi**: Peluang untuk promosi dapat menjadi sumber motivasi bagi individu untuk bekerja lebih keras, belajar lebih banyak, dan mengembangkan keterampilan mereka. Mereka akan memiliki tujuan yang lebih tinggi untuk mencapai tingkat kinerja yang lebih baik agar bisa bersaing untuk promosi.

2. **Peningkatan Keterampilan**: Untuk mencapai promosi, seseorang mungkin harus meningkatkan keterampilan dan pengetahuannya. Ini bisa mendorong mereka untuk mengambil pelatihan tambahan, menghadiri seminar, atau bahkan melanjutkan pendidikan. Dampaknya adalah peningkatan keterampilan yang bermanfaat bagi kinerja kerja mereka.

3. **Tanggung Jawab yang Lebih Besar**: Promosi seringkali datang dengan tanggung jawab yang lebih besar dan kompleks. Ini memaksa individu untuk mengasah kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan kemampuan pengambilan keputusan. Peningkatan tanggung jawab ini dapat mempengaruhi kinerja dan kemajuan seseorang dalam pekerjaan.

4. **Pengakuan dan Penghargaan**: Promosi dapat dianggap sebagai pengakuan terhadap usaha dan dedikasi seseorang terhadap pekerjaan. Ini dapat memberikan perasaan prestasi yang meningkatkan kepuasan kerja dan semangat untuk melanjutkan dengan kinerja yang baik.

5. **Peningkatan Gaji dan Kesejahteraan**: Salah satu dampak langsung promosi adalah kenaikan gaji dan manfaat lainnya. Ini dapat membantu meningkatkan stabilitas keuangan individu dan memberikan insentif yang lebih besar untuk menjaga kinerja yang tinggi.

Namun, penting untuk diingat bahwa promosi juga dapat memberikan tekanan dan stres tambahan. Tanggung jawab yang lebih besar, tuntutan yang lebih tinggi, dan perubahan peran dapat menghadirkan tantangan baru yang harus diatasi. Oleh karena itu, manajemen yang baik dalam mengelola dampak promosi pada kinerja seseorang menjadi kunci untuk memastikan kesuksesan jangka panjang.

4. Jelaskan kaitan evaluasi kinerja dengan promosi​

Jawaban:

Hubungannya yaitu, dapat memberikan kesempatan untuk dipromosikan bagi setiap pegawai yang berdasarkan keadilan dan obyektivitas yang akan mendorong pegawai bekerja giat, semangat, berdisiplin dan berprestasi kerja yang semakin besar sehingga target perusahaan yang optimal dapat dicapai.

5. Apa yang melatarbelakangi kinerja birokrasi dan dampak positif serta dampak negatif dari kinerja birokrasi

Menggagas Kinerja Birokrasi Pemerintah dalam Pelayanan PublikBAB IPENDAHULUANA.   Latar Belakang            Birokrasi merupakan instrumen penting dalam masyarakat modern yang kehadirannya tak mungkin terelakkan. Eksistensi birokrasi ini sebagai konsekuensi logis dari tugas utama negara (pemerintahan) untuk menyelenggarakan kesejahteraan masyarakat (social welfare). Negara dituntut terlibat dalam memproduksi barang dan jasa yang diperlukan oleh rakyatnya (public goods and services) baik secara langsung maupun tidak. Bahkan dalam keadaan tertentu negara yang memutuskan apa yang terbaik bagi rakyatnya. Untuk itu negara mernbangun sistem administrasi yang bertujuan untuk melayani kepentingan rakyatnya yang disebut dengan istilah birokrasi.            Permasalahan dalam birokrasi pemerintahan pada saat ini antara lain bahwa: birokrasi pemerintah belum efisien, kebijakan belum stabil, dan masih ada praktek penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang. Bidang peraturan perundang-undangan di bidang aparatur negara masih tumpang tindih, inkonsisten, tidak jelas, multi tafsir, pertentangan antara peraturan perundang-undangan yang satu dengan yang lain dan pelayanan publik belum dapat mengakomodasi kepentingan seluruh lapisan masyarakat. Dalam Grand Design dan Road Map Reformasi Birokrasi Birokrasi tahun 2010-2025, salah satu program yang menjadi prioritas nasional adalah program Reformasi Birokrasi. Banyak tantangan yang harus dihadapi dan dicari solusinya. Tantangan dimaksud yaitu bahwa: Reformasi Birokrasi belum mencapai sasaran pembenahan kelembagaan, tatalaksana, manajemen SDM aparatur, akuntabilitas, pengawasan, pelayanan publik, reward and punishment, dan perubahan mind-set dan culture set; belum dik
embangkannya sistem monitoring dan evaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi secara nasional; Reformasi Birokrasi juga belum memiliki grand design dan road map serta di keluarkannya arahan Presiden dan Wakil Presiden untuk melaksanakan Reformasi Birokrasi yang menyeluruh, mendalam, nyata serta menyentuh sendi kehidupan masyarakat.            Tujuan Reformasi Birokrasi adalah membentuk birokrasi profesional, dengan karakteristik: adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bebas dan bersih KKN, mampu melayani publik, netral, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara dan sasaran Reformasi Birokrasi yaitu membangun birokrasi yang berorientasi pada hasil (outcomes) melalui perubahan secara terencana, bertahap, dan terintegrasi dari berbagai aspek strategis birokrasi.            Birokrasi bagi sebagian orang dimaknai sebagai prosedur yang berbelit-belit, menyulitkan dan menjengkelkan. Namun bagi sebagian yang lain birokrasi dipahami dari perspektif yang positif yakni sebagai upaya untuk mengatur dan mengendalikan perilaku masyarakat agar lebih tertib. Ketertiban yang dimaksud adalah ketertiban dalam hal mengelola berbagai sumber daya yang mendistribusikan sumber daya tersebut kepada setiap anggota masyarakat secara berkeadilan. Pendapat yang berbeda tersebut, dapat dipahami dari perspektifnya masing-masing. Bagi yang berpandangan posisif terhadap birokrasi maka baginya birokrasi adalah sebuah keniscayaan. Akan tetapi, bagi mereka yang berpandangan negatif maka birokrasi justru menjadi salah satu penghalang tercapainya tujuan sehingga keberadaan birokrasi harus dihilangkan.            Birokrasi yang terjadi di Indonesia pada dasarnya dirancang sebagai birokrasi yang rasional dengan pendekatan struktural-hirarkikal (tradisi weberian). Pendekatan Weberian dalam penataan kelembagaan yang berlangsung dalam pendayagunaan aparatur negara hingga dewasa ini, secara klasikal menegaskan pentingnya rasionalisasi birokrasi yang menciptakan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas melalui pembagian kerja hirarkikal dan horizontal yang seimbang, diukur dengan rasio antara volume atau beban tugas dengan jumlah sumber daya, disertai tata kerja yang formalistik dan pengawasan yang ketat.             

6. Jelaskan keterkaitan evaluasi kinerja dengan promosi​

Jawaban:

bentuk mutasi personal yang dapat dilakukan dengan menggunakan prestasi kerja sebagai landasan pertimbangannya tidak terbatas pada mutasi secara vertikal dalam arti promosi jabatan, tetapi dasar prestasi juga dapat dan bahwa tepat untuk melaksanakan mutasi personal dalam bentuk lain.

7. Bagaimanakah relevansi kondisi kerja dan dampaknya pada kinerja?

Kondisi kerja merujuk pada lingkungan dan faktor-faktor yang mempengaruhi tempat kerja dan proses kerja di dalamnya. Relevansi kondisi kerja terhadap kinerja sangat penting karena kondisi kerja yang baik dapat meningkatkan produktivitas dan kinerja karyawan. Sebaliknya, kondisi kerja yang buruk dapat menghambat kinerja karyawan.

Berikut adalah beberapa relevansi kondisi kerja dan dampaknya pada kinerja:

1. Lingkungan fisik: Faktor-faktor seperti pencahayaan, suhu, kebisingan, dan kebersihan lingkungan dapat mempengaruhi kenyamanan dan kesehatan karyawan. Lingkungan kerja yang nyaman dan aman dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi karyawan, serta mengurangi tingkat kelelahan, stres, dan absensi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kinerja.

2. Keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi: Karyawan yang memiliki keseimbangan yang baik antara pekerjaan dan kehidupan pribadi cenderung menjadi lebih produktif dan lebih bahagia. Kondisi kerja yang memungkinkan fleksibilitas dalam jadwal kerja, dukungan untuk perawatan anak, cuti yang cukup, dan waktu luang dapat meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja, serta mengurangi tingkat kelelahan dan kejenuhan.

3. Komunikasi dan dukungan: Komunikasi yang efektif dan kesempatan untuk berpartisipasi secara aktif dalam pengambilan keputusan dapat menghasilkan rasa memiliki dan meningkatkan kinerja. Dukungan dari rekan kerja, atasan, dan tim dapat membangun iklim kerja yang positif, meningkatkan kolaborasi, dan memotivasi karyawan untuk mencapai tujuan.

4. Kesempatan pengembangan dan pengakuan: Karyawan yang diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan baru dan mengambil tanggung jawab yang lebih besar cenderung merasa termotivasi dan memiliki kinerja yang lebih baik. Program pengembangan karyawan, peluang pelatihan, dan pengakuan atas kinerja yang baik dapat meningkatkan motivasi dan komitmen karyawan terhadap organisasi.

Dalam keseluruhan, kondisi kerja yang baik dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan, memotivasi mereka, dan mengoptimalkan kinerja. Hal ini memiliki dampak positif pada produktivitas, kualitas kerja, kepuasan pelanggan, dan keseluruhan performa organisasi. Oleh karena itu, perusahaan dan organisasi harus memperhatikan kondisi kerja yang baik dan terus melakukan peningkatan untuk meningkatkan kinerja karyawan.

8. Bagaimana dampak kolonialisme di indonesia dan relevansinya di masa kini

Kolonialisme merupakan suatu sistem di mana suatu negara atau kekuatan asing mengontrol dan mengeksploitasi suatu wilayah atau negara lain untuk keuntungan ekonomi dan politiknya sendiri. Di Indonesia, kolonialisme dimulai pada abad ke-16 ketika negara-negara Eropa mulai menjajah wilayah Indonesia untuk mendapatkan sumber daya alam dan pasar baru. Kolonialisme di Indonesia terutama ditandai oleh kekuasaan Belanda yang berlangsung selama hampir 350 tahun.

Dampak kolonialisme di Indonesia terutama terlihat dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya. Kolonialisme membawa perubahan besar dalam struktur ekonomi Indonesia, mengubah wilayah Indonesia menjadi penghasil komoditas untuk pasar internasional. Hal ini menyebabkan pengangguran yang tinggi dan ketimpangan antarwilayah di Indonesia. Kolonialisme juga mengubah struktur sosial di Indonesia, membawa budaya asing dan menghilangkan budaya lokal.

Dampak kolonialisme masih dirasakan sampai saat ini di Indonesia. Struktur ekonomi Indonesia masih sangat tergantung pada ekspor komoditas, dan banyak wilayah di Indonesia masih menderita kemiskinan dan ketimpangan sosial. Budaya asing masih sangat berpengaruh di Indonesia, dan banyak budaya lokal yang telah hilang selama masa kolonialisme belum dapat dikembalikan. Oleh karena itu, pemahaman tentang sejarah kolonialisme di Indonesia sangat penting untuk memahami masalah-masalah yang dihadapi Indonesia saat ini dan mencari solusi yang tepat untuk mengatasinya.

9. Dampak negatif meraih promosi

dampak negatif meraih atau menerima promosi dapat berupa:

1.promosi secara tidak langsung dapat membuat seseorang terdorong perilaku yang sebenarnya tidak di inginkan menjadi di lakukan.

2.mendorong berperilaku konsumtif atau boros.

3.adanya kesan yang diciptakan,semua yang dipromosikan terkadang tidak sesuai seperti yang diharapkan

10. Jelaskan keterkaitan evaluasi kinerja dengan promosi​

Jawaban:

Penilaian prestasi kerja dengan promosi jabatan memiliki hubungan yang kuat sebesar 0.669. .l Ini berarti ada hubungan antara penilaian prestasi kerja karyawan dengan promosi jabatan.

11. Apa dampak dari rendahnya relevansi​

Jawaban:

Rendahnya Relevansi Pendidikan

A.       Pengertian Relevansi Pe
ndidikan

        Relevansi berkenaan dengan rasio antara tamatan yang dihasilkan satuan pendidikan dengan yang diharapkan satuan pendidikan di atasnya atau institusi yang membutuhkan tenaga kerja, baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif. Masalah relevansi terlihat dari banyaknya lulusan dari satuan pendidikan tertentu yang tidak siap secara kemampuan kognitif dan teknikal untuk melanjutkan ke satuan pendidikan di atasnya. Masalah relevansi juga dapat diketahui dari banyaknya lulusan dari satuan pendidikan tertentu, yaitu sekolah kejuruan dan pendidikan tinggi yang belum atau bahkan tidak siap untuk bekerja.  

        Relevansi pendidikan adalah sejauh mana sistem pendidikan dapat menghasilkan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan, yaitu masalah-masalah seperti yang digambarkan dalam rumusan tujuan pendidikan nasional. Lulusan pendidikan diharapkan dapat mengisi semua sektor pembangunan yang beraneka ragam seperti sektor produksi maka relevansi pendidikan dianggap tinggi.

B.        Kriteria Relevansi

Masalah relevansi pendidikan mencangkup sejauh mana sistem pendidikan dapat menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan, yaitu masalah-masalah seperti yang di gambarkan dalam rumusan tujuan pendidikan nasional.

Lulusan pendidikan diharapkan dapat mengisi semua sektor pembangunan yang beranekaragam seperti sektor produksi, sektor jasa, dan lain-lain. Baik dari segi jumlah maupun dari segi kualitas. Jika sistem pendidikan menghasilkan lulusan yang dapat mengisi semua sektor pembangunan baik yang saktual (yang tersedia) maupun yang potensial dengan memenuhi kriteria yang dipersyaratkan oleh lapangan kerja, maka relevansi pendidikan dianggap tinggi.

Sebenarnya kriteria relevansi seperti yang dinyatakan tersebut cukup ideal jika dikaitkan dengan kondisi sistem pendidikan pada umumnya dan gambaran tentang kerjaan yang ada antara lain sebagai berikut:

a.       Status lembaga pendidikan sendiri masih bermacam-macam kualitasnya.

b.      Sistem pendidikan tidak pernah menghasilkan luaran siap pakai yang ada ialah siap kembang.

c.       Peta kebutuhan tenaga kerja dengan persyaratannya yang dapat digunakan sebagai pedoman oleh lembaga-lembaga pendidikan untuk menyusun programnya tidak tersedia.

C.       Masalah Relevansi Pendidikan

Masalah ini berkenaan dengan rasio antara tamatan yang dihasilkan satuan pendidikan dengan yang diharapkan satuan pendidikan di atasnya atau institusi yang membutuhkan tenaga kerja, baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif.

Masalah relevansi terlihat dari banyaknya lulusan dari satuan pendidikan tertentu yang tidak siap secara kemampuan kognitif dan teknikal untuk melanjutkan ke satuan pendidikan di atasnya. Masalah relevansi juga dapat diketahui dari banyaknya lulusan dari satuan pendidikan tertentu, yaitu sekolah kejuruan dan pendidikan tinggi yang belum atau bahkan tidak siap untuk bekerja.

D.       Faktor Penyebab Tidak Relevannya Pendidikan di Indonesia

Adanya ketidakserasian antara hasil pendidikan dan kebutuhan dunia kerja ini disebabkan Kurikulum yang materinya kurang fungsional terhadap keterampilan yang dibutuhkan ketika peserta didik memasuki dunia kerja. Rendahnya mutu dan relevansi pendidikan dipengaruhi oleh beberapa faktor  diantaranya:

a.       Proses pembelajaran yang belum mampu menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas proses pelaksanaan pendidikan baik serta nyaman untuk pelajar.

b.      Sarana dan prasarana dalam pendidikan.

c.       Kurikulum sekolah yang terstruktur dan sarat dengan beban menjadikan proses belajar menjadi kaku dan tidak menarik.

d.      Sistem yang berlaku pada saat sekarang ini juga tidak mampu membawa guru dan dosen untuk melakukan pembelajaran serta pengelolaan belajar menjadi lebih inovatif.

e.       Tenaga pengajar yang kurang handal, bila dibandingkan dengan tenaga pengajar negara lain.

f.       Tenaga kependidikan sebagai figur utama proses pendidikan.

g.      Masalah pendidikan dan kualitas manajemen pendidikan.

E.        Dampak dari Tidak Relevannya Pendidikan

Relevansi Pendidikan yaitu masalah yang berhubungan dengan relevansi (kesesuaian) pemilikan pengetahuan, keterampilan dan sikap lulusan suatu sekolah dengan kebutuhan masyarakat (kebutuhan tenaga kerja). Jika hal ini tidak terjadi maka hal inilah yang menimbulkan dampak yang di sebut dampak tidak relevannya pendidikan, yaitu:

1.         Bagi perusahaan-perusahaan yang masih harus mengeluarkan dana untuk pendidikan atau pelatihan bagi calon karyawannya, karena mereka dinilai belum memiliki keterampilan kerja seperti yang diharapkan.

2.         Banyaknya lulusan dari satuan pendidikan tertentu yang tidak siap secara kemampuan kognitif dan teknikal untuk melanjutkan ke satuan pendidikan di atasnya.

3.         Banyaknya lulusan dari satuan pendidikan tertentu, yaitu sekolah kejuruan dan pendidikan tinggi yang belum atau bahkan tidak siap untuk bekerja.

4.         Jumlah angka pengangguran yang semakin meningkat di Indonesia.

12. apa dampak negatif dari motivasi kinerja

pada seseorang yang sifatnya lebih menunjukkan kekurangan si target atau lebih kasarnya menjelek – jelekkan target agar ia merasa bahwa ia harus berubah ke arah yang lebih baik lagi.
Maaf Yaa Jawabannya Hanya Satu☺

13. Dampak inflasi terhadap kinerja ekspor suatu negara

gak tau saya ngak tau

14. dampak kinerja perusahaan

Jawaban :Berdasarkan penjelasan diatas, maka hipotesis yang dibuat adalah H3 Ukuran perusahaan mempengaruhi kinerja perusahaan.Umur Perusahaan dan Kinerja Perusahaan.Kepemilikan Institusional dan Kinerja.Perusahaan.Likuiditas dan Kinerja Perusahaan.Tangibilitas dan Kinerja Perusahaan.

Penjelasan : Maaf jika terjadi kesalahjawaban.Thanks

FEELING GOOD

15. Memberi dampak positif pada kinerja usaha adalah dampak dari….

usaha sendiri. maaf yah kalau jawaban saya kurang tepat

16. Dampak pengendalian emosi pada kinerja?

Jawaban:

membuat emosi jadi tidak terkontrol dan jadi marah

Penjelasan:

maaf kalau salah

17. Bagaimana dampak keimanan kepada qada dan qadar terhadap kinerja seseorang?

Kinerja orang tersebut akan terlihat lebih bagus dari pada yang lain.

18. bagaimana relevasi promosi dan dampaknya pada kinerja

promosi, dimana kta memperkenal kan atau menginformasikan mengenai suatu produk brang atau jasa kepada masyarakat, yg pastinya saat kta mmpu mempromosikannya dengan baik pastilah akan dapat menarik perhatian masyarakat untuk membeli produk yg kta tawarkan. saat masyarakat mulai tertarik dan membeli produk yg di promosikan berarti disitu ada dampak pada kinerja nya

19. Apa yang Anda ketahui tentang kampanye dan promosi iklan, dan jelaskan relevansi dalam periklanan!

Kampanye adalah sebuah tindakan dan usaha yang bertujuan mendapatkan pencapaian dukungan

promosiiklanadalah suatu cara menawarkan produk maupun jasa gun
a menarik konsumen untuk membeli produk yang dijual.

«Penjelasan»

Revansiadalah beberapa hal yang meliputi iklan, kata kunci dalam periklanan.

==========================

SEMOGA MEMBANTU

MAAF KLO SALAH ^_^

SEMANGAT TERUS BELAJARNYA

20. promosi pelaksanaan UU tentang otonomi daerah APBN dan kinerja DPR adalah

Knip layaknya maaf kalau salah

Video Terkait