Apa Tujuan Sintesis Protein Bagi Makhluk Hidup

Apa Tujuan Sintesis Protein Bagi Makhluk Hidup

apa tujuan sintesis protein bagi makhluk hidup?

Daftar Isi

1. apa tujuan sintesis protein bagi makhluk hidup?

Tujuannya untuk membentuk protein yang bisa dimanfaatkan oleh tubuh. Prosesnya sendiri terjadi di dalam sel, mulai dari bagian inti sel dan beralih ke Sitoplasma.

2. apa tujuan sintesis protein bagi makhluk hidup sebutkan ?

Protein adalah komponen penting yang menyusun tubuh makhluk hidup.
Contoh:
Enzim penyusun utamanya adalah protein.
Hormon juga tersusun dari protein.
Eritrosit (sel darah merah) juga memiliki protein (hemoglobin) yang membantu pengikatan oks
igen.
Membran sel juga tersusun atas protein.

Terdapat 22 asam amino. Beberapa diantaranya dapat disintesis di dalam tubuh, beberapa yang lain harus diperoleh dari makanan. Makanan yang mengandung protein harus diubah menjadi molekul yang paling kecil yaitu asam amino.
Itu sebabnya sintesis protein diperlukan.

3. Apakah semua makhluk hidup dapat melakukan sintesis protein?

Jawaban:

Sintesis protein lebih dikenal sebagai proses pencernaan makanan. Setiap makhluk hidup pasti membutuhkan makanan, yang kemudian akan diolah dalam sistem pencernaan sehingga menghasilkan energi dalam tubuh.

4. ada senyawa organik yang diperlukan makhluk hidup yaitu protein,sintesis protein diatur oleh suatu organel yang tedapat didalam sel bagian

ribosom.

ribosom adalah bagian sel yang bertugas mensintesis protein.

5. Jelaskan hubungan yg terjadi antara sintesis protein dengan reproduksi sel dan pertumbuhan makhluk hidup

Jawaban: Sintesis protein (disebut juga biosintesis protein) adalah proses pembentukan partikel protein dalam bahasan biologi molekuler yang didalamnya melibatkan sistesis RNA yang dipengaruhi oleh DNA.[1] Dalam proses sintesis protein, molekul DNA adalah sumber pengkodean asam nukleat untuk menjadi asam amino yang menyusun protein tetapi tidak terlibat secara langsung dalam prosesnya.[2] Molekul DNA pada suatu sel ditranskripsi menjadi molekul RNA.[2] Molekul RNA inilah yang ditranslasi menjadi asam amino sebagai penyusun protein.[2] Dengan demikian molekul RNA lah yang terlibat secara langsung dalam proses sintesis protein.[2] Hubungan antara molekul DNA, RNA, dan asam amino dalam proses pembentukan protein dikenal dengan istilah “Dogma sentral biologi” yang dijabarkan dengan rangkaian proses DNA membuat DNA dan RNA, RNA membuat protein, yang dinyatakan dalam persamaan DNA >> RNA >> Protein. Seperti kebanyakan dogma, terdapat pengecualian pada proses pembentukan protein berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan setelahnya, sehingga dogma ini akhirnya disebut sebagai aturan.[2]

maaf kalau salah

6. Ada senyawa organik yang diperlukan makhluk hidup yaitu protein, sintesis protein diatur oleh suatu organel yang terdapat di dalam sel pada bagian ….A) nukleolusB) golgi apparatusC) nukleusD) mitokondria

D.mitokondria

Maaf Klo Salah

7. tuliskan apakah tujuan sel/tubuh mensintesis protein​

Jawaban:

Proses Pembuatan Protein

Pada dasarnya, sel menggunakan informasi genetik (gen) yang terdapat di DNA untuk membuat protein, proses pembuatan protein atau sintesis protein ini dibagi menjadi tiga langkah, yaitu transkripsi, translasi dan pelipatan protein.

1. Transkripsi

Transkripsi merupakan proses pembentukan RNA dari salah satu pita cetakan DNA (DNA sense). Pada tahap ini, akan menghasilkan 3 jenis RNA, yaitu mRNA, tRNA dan rRNA.

Tahap ini dapat berlangsung di dalam sitoplasma dengan diawali proses pembukaan rantai ganda yang dimiliki oleh DNA dengan bantuan enzim RNA polimerase. Pada tahap ini, ada rantai tunggal yang bertugas sebagai rantai sense, sedangkan rantai lain yang berasal dari pasangan DNA dinamakan rantai anti sense.

Tahap transkripsi sendiri dibagi menjadi 3: tahap inisiasi, elongasi dan terminasi.

Inisiasi

RNA polimerase terikat pada untaian DNA, yang disebut promoter, yang ditemukan didekat awal dari suatu gen. Setiap gen mempunyai promoternya tersendiri. Setelah terikat, RNA polimerase memisahkan untaian ganda DNA, menyediakan template atau cetakan untaian tunggal yang siap untuk ditranskripsi.

Elongasi

Satu untaian DNA, untaian cetakan, bertindak sebagai cetakan untuk digunakan oleh enzim RNA polimerase. Sambil ‘membaca’ cetakan ini, RNA polimerase membentuk molekul RNA keluar dari nukleotida, membuat sebuah rantai yang tumbuh dari 5′ ke 3′. RNA transkripsi membawa informasi yang sama dari untaian DNA non-template (coding).

Terminasi

Urutan ini memberikan sinyal bahwa transkripsi RNA telah selesai. Setelah ditranskripsi, RNA polimerase melepaskan hasil transkripsi RNA.

2. Translasi

Translasi merupakan proses urutan nukleotida dalam mRNA yang diterjemahkan ke dalam urutan asam amino dari rantai polipeptida. Selama proses ini, sel ‘membaca’ informasi pada messenger RNA (mRNA) dan menggunakannya untuk membuat sebuah protein.

Ada setidaknya 20 macam jenis asam amino yang dibutuhkan untuk dapat membentuk protein yang berasal dari terjemahan kodon mRNA. Pada sebuah mRNA, instruksi untuk membuat polipeptida adalah RNA nukleotida (Adenine, Uracil, Cytosine, Guanine) yang dibaca dalam kelompok tiga nukleotida, kelompok tiga ini disebut kodon. Selanjutnya, beberapa dari asam amino tersebut akan menghasilkan rantai polipeptida yang spesifik dan nantinya akan membentuk protein yang spesifik pula.

Proses translasi sendiri terbagi atas 3 tahap:

Tahap awal atau inisiasi

Pada tahap ini ribosom merakit di sekitar mRNA untuk dibaca dan tRNA pertama yang membawa asam amino metionin (yang cocok dengan start kodon, AUG). Bagian ini diperlukan agar tahap translasi bisa dimulai.

Elongasi atau Memperpanjang Rantai

Ini adalah tahap di mana rantai asam amino diperpanjang. Disini mRNA dibaca satu kodon sekali, dan asam amino yang sesuai dengan kodon ditambahkan ke rantai protein. Selama elongasi, tRNA bergerak melewati situs A, P, dan E dari ribosom. Proses ini diulang terus-menerus saat kodon baru dibaca dan asam amino baru ditambahkan ke rantai.

Terminasi

Ini adalah tahap dimana rantai polipeptida dilepaskan. Proses ini dimulai ketika stop kodon (UAG, UAA atau UGA) memasuki ribosom, membuat rantai polipeptida terpisah dari tRNA dan lepas keluar dari ribosom.

3. Pelipatan Protein

Rantai polipeptida yang baru disintesis tidak berfungsi sampai mengalami modifikasi struktur tertentu seperti penambahan karbohidrat ekor (glikosilasi), lipid, kelompok prostetik, dll., Agar menjadi fungsional, dilakukan dengan modifikasi pasca-translasi dan pelipatan protein.

Pelipatan protein dibagi ke dalam empat tingkat, yakni tingkat primer (rantai polipeptida linier); tingkat menengah (α-heliks dan β-lipit lembar); tingkat tersier (bentuk berserat dan bundar); dan tingkat Kuarter (protein kompleks dengan dua atau lebih subunit.

Catatan

Ada 61 kodon yang diketahui untuk asam amino. Setiap kodon itu ‘dibaca’ untuk membangun asam amino tertentu dari 20 asam amino yang biasanya ditemukan di protein.

Satu kodon, yakni AUG, mempunyai fungsi untuk membangun asam amino methionine dan juga bertindak sebagai start codon untuk memberi sinyal mulai pada pembuatan protein.

8. Apakah penting proses sintesis protein bagi makhluk hidup ? jelaskan

Penjelasan:

jelas sangat penting, karena kebutuhan protein sangat esensial dan wajib dicukupi, agar perkrmbangan dan pemeliharaan jaringan tubuh yang lebih baik, seperti proses pembekuan darah, serta penyaluran nut
risi ke seluruh bagian tubuh.

9. Bagaimana sintesis protein bisa membentuk suatu sifat pada makhluk hidup ?

RNA hasil transkripsi dari DNA . RNA membawa kode genetik sesuai pesanan DNA selanjutnya kode tersebut akan di proses dalam sintetis protein

10. peranan atau manfaat sintesis protein dalam kehidupan sehari-hari

  UNTUNK PEMBNTUKAN ATP {ADRENALINE TRYFOSFAT} yaitu,senyawa yang digunakan oleh sel organisme M.H. sebagai Energi untuk melakukan aktivitas.Selain itu sintetis protein juga berguna sebagai bahan penyusun DNA dan RNA yang sintetis protein itu sendiri berlangsung di Ribosom {Di dalam Sel M.H.}.Dan Penemuan Terbaru Saat ini,sintetis protein juga bisa digunakan untuk mengetasi flu (PENELITI DI SAN DIEGO STATE UNIVERSITY). 

11. Bagaimana hubungan Sintesis protein dalam pembentukan sifat makhluk hidup

Jadi gini, DNA itu berisi informasi genetik seluruh sifat makhluk hidup. Informasi tersebut perlu diterjemahkan melalui sintesis protein, tapi DNA terlebih dahulu membentuk RNA sebagai pembawa informasi menuju sintesis protein (melalui tahap transkripsi,dan translasi)

12. Jelaskan peranan sintesis protein bagi kehidupan suatu organisme?

| Biologi Molekuler, Genetika |

Sintesis protein berperan dalam pembentukan protein. Nah, fungsinya apa? Fungsinya pembentukan protein adalah untuk

Membentuk dan menyusun komponen selMembentuk selMenyusun struktur enzim, hormon, dan lain-lainMengganti sel-sel yang telah rusak

13. di dalam sel berlangsung sintesis protein Apa yang dimaksud dengan sintesis protein di organel sel apa sintesis protein berlangsung? ​

Sintesis protein merupakan proses pembentukan protein yang melibatkan peran DNA dan RNA. RNA sendiri adalah materi genetik yang basa nitrogennya terdiri dari Adenin (A), Guanin (G), Sitosin (C) dan Urasil (U).

Penjelasan:

Sintesis protein berlangsung di dalam ribosom, salah satu organel yang berukuran kecil dan padat dalam sel (juga nukleus) dengan menghasilkan protein yang non-spesifik atau sesuai dari mRNA yang di translasi.

14. Apa hubungan sintesis protein dengan pembentukan sifat makhluk hidup?

sintesis protein adalah proses pembentukan partikel protein. molekul RNA inilah yang ditranslasi menjadi asam amino sebagai penyusun protein.

semoga membantu…

15. jelaskan tujuan sintesis protein

untuk membuat protein

16. Setiap makhluk hidup satu dan yang lainnya berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh adanya perbedaan sintesis protein yang dihasilkan dari DNA masing-masing individu. Bagian sel yang berperan penting dalam proses sintesis protein adalah… ​

Jawaban:

bagian sel yang berperan penting dalam proses sintesis protein adalah ribosom

17. Uraikan secara berurutan proses sintesis protein dalam tubuh makhluk hidup !

Jawaban:

1.transkripsi

2.translasi

3.pelipatan

Penjelasan:

Semoga bermanfaat#Berikan jawaban tercerdas

18. Jelaskan hubungan antara sintesis protein dengan pembentukan sifat pada makhluk hidup?

Materi genetik tiap individu berbeda dan membawa sifat yang berbeda. Protein disintesis dari materi genetik tersebut di dalam sel. Protein yang disintesis akan digunakan untuk membangun sel-sel tubuh dan menentukan bagaimana bentuk, ukuran, dan sifat lain dari sel tubuh tersebut tergantung dari apa yang ditranskripsikan dari materi genetik di dalam sel. Misal protein pada sel rambut akan digunakan untuk membangun sel rambut dan menentukan warna serta bentuk rambut. Begitulah protein menentukan sifat tubuh makhluk hidup.

19. Salah satu senyawa organik yang diperlukan makhluk hidup adalah protein. Sintesis protein diatur oleh suatu organel sel yang disebut???

Ribosom : Mensintesis protein. Retikulum Endoplasma kasar : Mensintesis proteinsintesis protein diatur dengan ribosom : mensintesis protein. retikulum endoplasma kasar : mensintesis protein

20. tujuan sintesis protein

Untuk pembentukan protein yang bisa dimanfaatkan oleh tubuh mahluk hidup

Video Terkait